BLORA – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada Minggu (28/6/2026). Sebanyak 11 kontingen dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Blora berlomba mengeluarkan suara terbaik dalam ajang paduan suara yang menjadi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora.
Berbeda dengan perayaan tahun lalu yang didominasi kegiatan olahraga, peringatan kali ini sengaja mengusung tema seni dan harmoni. Lomba paduan suara ini dipilih tidak semata untuk mencari juara, tetapi sebagai wahana mempererat soliditas organisasi sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perangkat desa perempuan.
Ketua PPDI Kabupaten Blora, Cuk Suwarno, menjelaskan bahwa meskipun tidak seluruh 16 kecamatan dapat mengirimkan wakilnya, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Dalam perlombaan tersebut, setiap kontingen diwajibkan membawakan lagu Mars PPDI sebagai lagu wajib. Lagu yang sarat akan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian itu menjadi pengingat akan dedikasi perangkat desa dalam melayani masyarakat.
"Tahun lalu kami banyak menggelar olahraga. Tahun ini kami pilih paduan suara agar ibu-ibu perangkat desa juga punya panggung untuk berpartisipasi aktif. Kami ingin membangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan pengabdian," ujar Cuk Suwarno di sela-sela acara.
Melalui lantunan nada yang harmonis, PPDI berharap semangat yang terbangun mampu menjadi energi positif bagi seluruh perangkat desa. Cuk menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik di desa-desa Blora.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Widarti, yang turut hadir menyaksikan penampilan para peserta, memberikan apresiasi atas kreativitas dan kekompakan yang ditunjukkan.
"Kami sangat mengapresiasi rangkaian kegiatan Harlah PPDI kali ini. Lomba paduan suara ini luar biasa karena selain menguji kekompakan, juga menunjukkan bahwa perangkat desa di Blora memiliki jiwa seni yang tinggi," ujar Yayuk.
Yayuk juga berharap PPDI di usia ke-20 ini semakin menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun desa. Pihaknya pun memastikan dukungan penuh terhadap PPDI sebagai satu-satunya organisasi perangkat desa di Kabupaten Blora, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah yang dinilai telah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan perangkat desa, termasuk pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang melampaui standar nasional.
Perlombaan yang berlangsung meriah ini pun menjadi penutup yang sempurna setelah rangkaian acara sebelumnya diawali dengan jalan sehat. Semangat kebersamaan yang terpancar dari setiap kontingen diharapkan menjadi modal utama dalam memajukan desa-desa di Kabupaten Blora ke depan.
