Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Bupati Arief: GASTRA Bukti Kuatnya Gotong Royong Warga Blora

Rabu, 24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-26T06:23:51Z


BLORA – Sebanyak 815 anak yatim di Kabupaten Blora menerima santunan dalam Gebyar Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA) 10 Muharam 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Blora bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan tepat sasaran.

Acara dihadiri Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Kepala Dinas Pendidikan, para kepala SMP, Korwil Bidang Pendidikan se-Kabupaten Blora, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman mengapresiasi keberlanjutan Program Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA) yang dinilai berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sejak diluncurkan pada 3 Agustus 2025, program tersebut telah menyalurkan santunan kepada 2.657 penerima manfaat.

“Sejak Program GASTRA pertama kali diluncurkan, alhamdulillah secara akumulatif telah berhasil memberikan santunan kepada 2.657 penerima. Ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan tingginya kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Blora,” ujar Bupati.
Menurutnya, GASTRA bukan sekadar agenda rutin, melainkan gerakan sosial yang mampu memperkuat solidaritas masyarakat melalui budaya sedekah subuh yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bupati juga mengajak partisipasi yang lebih luas dalam program tersebut. Selain Aparatur Sipil Negara (ASN), ia berharap BUMN, BUMD, dan para pelaku usaha di Kabupaten Blora turut berkontribusi dalam mendukung keberlangsungan GASTRA.

“Ke depan tidak hanya ASN, tetapi juga BUMN, BUMD, dan para pengusaha di Kabupaten Blora kami harapkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan GASTRA yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Arief Rohman menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Ia meminta Baznas terus menjaga akuntabilitas serta membuka ruang pengawasan publik, termasuk melalui peran media massa.

“Kami meminta agar pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara transparan. Media juga kami harapkan ikut mengawasi sehingga seluruh dana yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat, S.Pd., menjelaskan bahwa GASTRA yang dipelopori Bupati Blora telah berkembang menjadi gerakan sosial yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari kemanusiaan, kebencanaan, kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di bidang pendidikan, Baznas memberikan beasiswa kepada mahasiswa di empat perguruan tinggi swasta di Blora serta menyalurkan beasiswa tahfidz senilai Rp150 juta setiap peringatan Hari Santri.

Pada sektor kesehatan, Baznas membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi 2.000 warga kurang mampu pada 2025. Jumlah penerima meningkat menjadi 3.000 orang pada 2026 dengan nilai bantuan mencapai Rp105 juta per bulan.

Selain itu, Baznas turut mendukung program percepatan penurunan stunting melalui bantuan pembangunan jamban bagi keluarga kurang mampu dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Baznas Blora juga tercatat sebagai satu-satunya Baznas di Jawa Tengah yang membayarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid se-Kabupaten Blora.

“Program ini menjadi perhatian dalam Rakorda Baznas Jawa Tengah karena Kabupaten Blora merupakan satu-satunya daerah yang memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi marbot masjid,” ungkap Sutaat.

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, Baznas menjalankan berbagai program bantuan usaha, peternakan, pertanian, hingga pelatihan keterampilan kerja. Program terbaru berupa pelatihan Gada Pratama bekerja sama dengan PT SAW Semarang bahkan mendapat antusiasme tinggi. Dari kuota 60 peserta, sebanyak 185 orang telah mendaftar.

Sutaat menambahkan, GASTRA rutin dilaksanakan setiap Ahad Pahing dengan rangkaian salat Subuh berjamaah, dzikir, tausiah, dan santunan. Dana yang dihimpun melalui kaleng sedekah sukarela sejak Desember 2025 hingga Juni 2026 mencapai Rp739 juta dan seluruhnya telah disalurkan kepada anak yatim.

Melalui Gebyar GASTRA 10 Muharam 1448 Hijriah tahun ini, sebanyak 815 anak yatim menerima santunan. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi masyarakat Blora dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

×
Berita Terbaru Update